RINGKASAN HIDUP


Tidak banyak kisah dan karakter dari Lo Biauw Hwie yang diketahui dari saksi hidup yang ada saat ini, karena Lo Biauw Hwie meninggal ketika anak-anaknya masih kecil.


Saat tulisan ini ditulis, anak-anak dari Lo Biauw Hwie yang menjadi saksi hidup, hanya tersisa Betha Lo dan Anna Lo, namun karena usia mereka berdua yang sudah senja, maka tidak banyak kenangan dan cerita yang bisa diperoleh dari mereka berdua. Hal ini disebabkan karena kondisi Anna Lo yang saat ini berusia 84 tahun, hanya tersisa tinggal 30 % saja ingatan yang ada, sedangkan untuk Betha Lo, usianya masih sangat belia saat papanya meninggal dunia sehingga tidak banyak kenangan yang dimiliki oleh Betha Lo.


Dari beberapa sumber yang ada, diketahui bahwa Lo Biauw Hwie memiliki tubuh yang tidak tinggi dan memiliki bekas penyakit campak di tubuhnya. Lo Biauw Hwie memiliki isteri yang cantik, dan sangat disayangi oleh Lo Biauw Hwie dan juga anak-anaknya. Dari pernikahan mereka, dikaruniai 8 anak dan mengadopsi 1 anak perempuan yaitu Kwee Kim Nio.


Lo Biauw Hwie memiliki usaha di bidang palawija, yang berawal mula dari kota Tuban, dan berpindah operasi ke Mojoagung, dikarenakan mengikuti keputusan dari keluarga besarnya. Namun karena usaha palawija di Mojoagung dianggap kurang berhasil, maka Lo Biauw Hwie pindah ke Mojowarno dan ikut membantu kakaknya, Lo Biauw Tik, yang sudah terlebih dahulu merintis usaha sapi perah dan lain sebagainya di Mojowarno tersebut.


Selain membantu sang kakak, Lo Biauw Hwie tetap meneruskan usaha palawijanya di Mojowarno dan membuka sebuah toko kecil di rumahnya sampai akhir hayatnya. Lo Biauw Hwie meninggal dunia dalam usia muda, karena penyakit kencing manis yang dideritanya.

Keturunan Lo Biauw Hwie adalah sebagai berikut :